JAKARTA - PT Samindo Resources Tbk. (MYOH) melakukan penyertaan modal tunai sebesar Rp270 miliar kepada entitas anaknya, PT Sentra Terra Indonesia (STI). Aksi ini bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus memenuhi kebutuhan modal kerja operasional perusahaan.
Corporate Secretary MYOH, Ahmad Zaki Natsir, menyampaikan bahwa transaksi tersebut dilakukan pada 11 Februari 2026 sebagai bentuk dukungan induk usaha terhadap pengembangan bisnis anak perusahaan. “Penyetoran modal dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan dan memenuhi kebutuhan modal kerja operasional entitas anak,” ujarnya dalam keterbukaan informasi, Kamis, 12 Februari 2026.
Kepemilikan dan Klasifikasi Transaksi
Manajemen menjelaskan bahwa nilai penyertaan modal sebesar Rp270 miliar tidak melebihi 20% dari ekuitas perseroan. Oleh karena itu, transaksi ini tidak termasuk kategori transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK No.17/POJK.04/2020.
STI merupakan entitas anak yang dimiliki langsung oleh MYOH dengan porsi kepemilikan sebesar 99,9%. Dengan struktur kepemilikan tersebut, transaksi diklasifikasikan sebagai transaksi afiliasi antara perseroan dan entitas anaknya.
Perseroan menegaskan bahwa aksi korporasi ini tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK No.42/2020. Manajemen menyatakan tidak terdapat perbedaan kepentingan ekonomis antara perseroan dan jajaran direksi, komisaris, maupun pemegang saham utama yang dapat merugikan perusahaan.
Tujuan Penguatan Struktur Modal
Langkah penambahan modal ini ditujukan untuk memperkuat fondasi operasional STI, yang merupakan entitas baru. Dengan modal yang lebih kuat, anak usaha diharapkan mampu mendukung aktivitas bisnis serta pengembangan usaha ke depan.
Perseroan berharap penguatan struktur permodalan tersebut akan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan dan kinerja keuangan konsolidasian MYOH dalam jangka panjang. Strategi ini sekaligus memperkokoh posisi anak perusahaan untuk menghadapi dinamika bisnis yang kompetitif.
Kepatuhan pada Regulasi dan Transparansi Informasi
Manajemen memastikan bahwa seluruh transaksi afiliasi telah dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku. Selain itu, seluruh informasi material terkait transaksi ini telah diungkapkan secara memadai dan tidak menyesatkan.
Dengan transparansi penuh, MYOH menegaskan komitmennya untuk menjaga tata kelola perusahaan yang baik. Hal ini juga memperkuat kepercayaan pemegang saham serta investor terhadap strategi pengembangan entitas anak.
Dampak Jangka Panjang terhadap Kinerja Perusahaan
Penguatan modal di STI diyakini akan meningkatkan kapasitas operasional anak usaha secara signifikan. Hal ini memungkinkan STI untuk menjalankan proyek dan kegiatan bisnisnya dengan lebih efisien dan terstruktur.
MYOH memandang penyertaan modal ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat pondasi keuangan dan operasional. Dengan fondasi yang lebih kuat, perusahaan dapat meraih pertumbuhan yang lebih stabil dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Langkah ini juga menegaskan peran MYOH sebagai induk perusahaan yang proaktif dalam mendukung anak usahanya. Komitmen ini diharapkan mendorong STI untuk terus berkembang dan berkontribusi positif terhadap kinerja konsolidasian grup.
Selain itu, penyertaan modal ini memperkuat sinergi antara induk dan anak perusahaan. Dengan alokasi modal yang tepat, STI dapat memanfaatkan peluang pasar secara optimal.
Manajemen MYOH menekankan bahwa strategi penguatan modal ini dilakukan dengan pertimbangan matang. Fokusnya adalah memastikan bahwa struktur permodalan anak usaha mampu mendukung pengembangan usaha yang berkelanjutan.
Transaksi ini juga mencerminkan kebijakan MYOH dalam mendukung pertumbuhan anak perusahaan melalui investasi langsung. Pendekatan ini diharapkan lebih efektif dibandingkan metode pendanaan lainnya.
Dengan modal tambahan, STI memiliki kapasitas lebih besar untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional. Hal ini akan berdampak langsung pada kualitas layanan dan output bisnis perusahaan.
MYOH meyakini bahwa penguatan struktur modal menjadi salah satu faktor kunci dalam menghadapi persaingan industri. Langkah ini memperlihatkan kesiapan perusahaan dalam membangun fondasi bisnis jangka panjang.
Di sisi lain, penyertaan modal ini menjadi contoh konkret bagaimana induk perusahaan dapat berperan aktif dalam pengembangan anak usaha. Kegiatan ini juga mendukung pertumbuhan sektor usaha yang lebih luas.
Manajemen MYOH menegaskan bahwa seluruh langkah telah disesuaikan dengan regulasi dan praktik tata kelola terbaik. Kepatuhan terhadap regulasi menjadi prioritas agar aksi korporasi memberikan dampak positif tanpa risiko hukum.
Selain itu, transparansi dalam pengungkapan informasi juga menjaga kepercayaan investor dan pemegang saham. Hal ini penting untuk membangun reputasi perusahaan sebagai entitas yang profesional dan akuntabel.
Penguatan modal ini juga membuka peluang bagi STI untuk mengeksplorasi proyek dan inisiatif baru. Dengan kapasitas finansial yang memadai, anak usaha dapat lebih fleksibel dalam mengembangkan bisnisnya.
MYOH berharap bahwa investasi ini akan membawa keuntungan jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. Dampak positif tidak hanya dirasakan oleh perusahaan, tetapi juga bagi pasar dan industri terkait.
Dengan struktur permodalan yang lebih kuat, STI dapat menjalankan rencana ekspansi operasional secara lebih agresif. Hal ini sejalan dengan visi MYOH untuk mendorong pertumbuhan anak perusahaan yang berkelanjutan.
Kebijakan ini sekaligus menunjukkan strategi MYOH dalam memaksimalkan sinergi grup. Setiap langkah diambil dengan tujuan membangun fondasi bisnis yang tangguh dan siap menghadapi tantangan ke depan.